Rabu, 14 November 2007

Ragam Pernikahan Nusantara 2007

Ragam Pernikahan Nusantara 2007 yang menampilkan pesona adat istiadat pernikahan nusantara diadakan di Kartika Expo, Balai Kartini di Jalan Gatot Subroto Kav.37 Jakarta pada tanggal 14 – 18 November 2007 oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. Acara ini dibuka langsung oleh Jero Wacik, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Beliau menyempatkan diri mampir dan menerima penjelasan mengenai pernikahan adat minang.


Ibu Atice seorang pakar adat istiadat minang sedang melihat-lihat buku tamu pelaminan minang (foto dibawah)

Pada acara yang merupakan cultural expo ini, Pelaminan Minang Buchyar mendapat kehormatan sebagai undangan khusus untuk berpartisipasi mewakili, kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Kami menampilkan pelaminan minang Lubuk Jantan-Lintau dengan warna hitam khas minang kabau yang bertaburkan sulaman-sulaman emas lengkap dengan hantaran dan setajuak.

Gambar dibawah ini adalah hantaran khas minang kabau yang terdiri atas daun sirih, kapur dan pinang.

Dalam acara ini, kami juga menampilkan busana khas sehari-hari yang dipakai oleh datuk-datuk dan bundo kanduang. Baju hitam dengan destar batik berhias huruf arab serta kain balapak nan indah yang menghiasi pinggang para datuk.

Baju kurung hitam dengan kain balapak serta hiasan kalung batu dan kain kerudung putih bersulam yang biasa dipakai bundo kanduang dalam melakukan kegiatannya sehari-hari.

Pada Expo “Ragam Pernikahan Nusantara” ini diadakan juga peragaan pernikahan adat dari berbagai propinsi dan parade 25 pengantin Nusantara dalam suatu upaya untuk masuk kedalam catatan Guiness Book of Record. Suatu kehormatan bagi Pelaminan Minang Buchyar dipercaya untuk mengisi Pagelaran Adat Pernikahan Daerah Sumatera Barat yang khas Minang.

Wawancara dengan Ibu Atice tentang adat istiadat minang kabau dengan gambar latar belakang pelaminan minang.

Tidak ada komentar: