<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239</id><updated>2011-07-28T23:35:58.956-07:00</updated><category term='Pernikahan Adat Minang'/><category term='Tokoh Minangkabau'/><category term='Busana Pengantin Jilbab'/><category term='Berita Minangkabau'/><category term='Pakaian Pengantin Jilbab'/><category term='Sumatera Barat'/><category term='Pelaminan'/><category term='Wisata Kuliner'/><title type='text'>Pelaminan Minang Buchyar</title><subtitle type='html'>Jasa Pelaminan Minang yang terpercaya  menangani pernikahan adat minang sejak tahun 1954. Truly Minangkabau Culture, Art and Style</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-794781082100221200</id><published>2010-08-30T23:45:00.000-07:00</published><updated>2010-08-30T23:47:13.989-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumatera Barat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Minangkabau'/><title type='text'>Gunung Berapi Di Sumatera Barat Tidak Akan Terpengaruh Letusan Gunung Sinabung</title><content type='html'>Letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,  dikhawatirkan bakal berpengaruh selayak efek domino terhadap zona lepas  pantai dan aktivitas sejumlah gunung berapi di Sumatera Barat. Hal itu  disampaikan Ketua Pengurus Daerah Ikatan Ahli Geologi Indonesia Sumbar  Ade Edward, Senin (30/8). &lt;p&gt;Ade mengatakan, untuk gunung-gunung api  di Sumbar yang akan terpengaruh adalah yang berada di atas segmen  Sumpur dan Barumun. Segmen Sumpur dan Barumun ini berada persis di bawah  segmen Toru dan Angkola yang di atasnya berdiri Gunung Sinabung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada  segmen Sumpur dan Barumun ini berdiri Gunung Talamau dan Gunung Pasaman  yang ada di wilayah Kabupaten Pasaman, Sumbar. Keduanya adalah gunung  berapi dengan status aktif yang hingga saat ini tidak diprioritaskan  pengawasannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ade, desakan dari segmen Toru dan Angkola  bisa juga mendesak segmen Renun yang tembusannya ke Danau Toba, Sumatera  Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, energi potensial antarsegmen itu muncul  karena kekuatan rambatan yang tidak begitu saja mengalami kelembaman  setiap saat aktif di satu bagian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, kata Ade,  kemungkinan reaksi atas letusan Gunung Sinabung juga bisa terjadi di &lt;line&gt;&lt;/line&gt;  zona lepas pantai Sumbar yang berada di lempengan Batu dan Siberut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Semua itu, kata Ade, tidak lepas dari empat komponen yang  mengakibatkan reaksi, yakni pertemuan lempeng Sumatera dan benua Asia  yang saling bertemu di zona tumbukan untuk membentuk patahan Mentawai  yang kemudian memengaruhi patahan Sumatera yang sangat berpengaruh  terhadap aktivitas gunung api di atasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ade, di Sumbar  saat ini terdapat sejumlah gunung api, yaitu Gunung Talamau, Pasaman,  Singgalang, Tandikek, Marapi, Sago, Talang, dan Kerinci.&lt;/p&gt; Hingga  saat ini, yang terus dipantau adalah Gunung Marapi, Tandikek, Talang,  dan Kerinci karena termasuk gunung api tipe A. Ade mengatakan, sebaiknya  pemantauan dilakukan terhadap seluruh gunung berapi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-794781082100221200?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/794781082100221200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=794781082100221200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/794781082100221200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/794781082100221200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2010/08/gunung-berapi-di-sumatera-barat-tidak.html' title='Gunung Berapi Di Sumatera Barat Tidak Akan Terpengaruh Letusan Gunung Sinabung'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-4481634087899407187</id><published>2010-08-30T23:42:00.000-07:00</published><updated>2010-08-30T23:44:11.582-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Minangkabau'/><title type='text'>Haji Agus Salim Tokoh Serba Bisa Dari Minang</title><content type='html'>&lt;p&gt;Agus Salim dilahirkan di Kota Gadang, Bukit Tinggi, Sumatera Barat  pada tanggal 8 Oktober 1884 dan wafat di Jakarta  pada tanggal 4  November 1954. Agus Salim adalah putra kelima dari pasangan Angku Sutan  Mohammad Salim dan Siti Zainab. Agus Salim juga terkenal sebagai &lt;em&gt;multi-languages&lt;/em&gt;,  orang yang menguasai lebih dari dua bahasa. Agus Salim menguasai  tujuh  bahasa asing yaitu  Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Turki,  Jepang  dan Arab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agus Salim adalah manusia yang serba bisa, Agus Salim  adalah penerjemah, ahli sejarah, wartawan, sastrawan, diplomat praktisi  pendidikan, filsuf dan ulama. Agus Salim adalah tokoh kosmopolitan yang  tidak hanya berkiprah domestik saja seperti HOS Tjokroaminoto tetapi  sudah mendunia. Agus Salim juga dikenal kalangan cendikiawan diluar  negeri sebagai seorang jenius dalam bidang bahasa yang mampu menulis dan  berbicara dalam banyak bahasa asing. Tetapi tidak ada gading yang tak  retak, Prof. Schermerhorn menulis dalam catatan hariannya tanggal 14  Oktober 1946 bahwa hanya satu kelemahan Agus Salim, yaitu selama  hidupnya selalu melarat dan miskin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agus Salim diangkat sebagai   Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden RI No. 657 Tahun 1961  tanggal 27 Desember 1961. Agus Salim juga mendapat tiga tanda jasa  anumerta, yaitu: Bintang Mahaputera Tingkat I (1960), Satyalencana  Peringatan Perjuangan Kemerdekaan (1961), dan Pahlawan Kemerdekaan  Nasional (1961).&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Nama adalah Doa Orangtua&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Ketika  dilahirkan Agus Salim bernama Masyudul Haq, nama seorang tokoh dari  sebuah buku yang dibaca ayahnya.  Nama adalah doa, kata nabi, maka dalam  pemberian nama itu terkandung  harapan agar sang putra kelak menjadi  "pembela kebenaran". Ketika  Masyudul kecil, ia diasuh oleh seorang  pembantu asal Jawa yang  memanggil anak majikannya "den bagus", yang  kemudian dipendekan jadi  "gus". Kemudian teman sekolah dan guru-gurunya  pun ikut memanggilnya "Agus".&lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Pendidikan Agus Salim&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;Ketika  Agus Salim berusia 6 tahun, ayahnya menjadi jaksa tinggi pada  pengadilan untuk daerah Riau dan sekitarnya. Agus Salim diterima pada  sekolah dasar Belanda ELS (Europeese Lager School).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun  1898 setelah lulus dari ELS, Agus Salim dikirim ke Batavia untuk belajar  di HBS  (Hogere Burger School). Pada tahun 1903, Agus Salim lulus  dengan angka tertinggi tidak saja di  sekolahnya, tetapi juga untuk  sekolah HBS lain seperti Bandung dan Surabaya.  Sejak itu nama Agus  Salim menjadi terkenal di seantero Hindia Belanda di kalangan kaum   kolonial dan terpelajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agus Salim kemudian mengajukan permohonan  beasiswa untuk belajar kedokteran di  negeri Belanda. Sayangnya  permohonan ini ditolak. Para gurunya mengusahakan agar Agus Salim  mendapat beasiswa di STOVIA (School tot Opleiding van Inlansche), namun  hal ini juga gagal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://pelaminanminang.com/tokoh-minangkabau/haji-agus-salim.html"&gt;Apa Sumbangsih dan Perjuangan Agus Salim Bagi Republik Indonesia?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-4481634087899407187?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/4481634087899407187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=4481634087899407187' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/4481634087899407187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/4481634087899407187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2010/08/haji-agus-salim-tokoh-serba-bisa-dari.html' title='Haji Agus Salim Tokoh Serba Bisa Dari Minang'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-5266790341075503218</id><published>2010-08-30T23:40:00.000-07:00</published><updated>2010-08-30T23:41:13.419-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Kuliner'/><title type='text'>Lamang Tapai Hidangan Khas Sumatera Barat Untuk Berbuka Puasa</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Ada sederet jenis-jenis hidangan khas  Sumatera Barat untuk berbuka puasa. Bila mampir di Pasar Pabukoan–pasar  khusus untuk sajian berbuka–di Taman Imam Bonjol, Padang, Anda bisa  menemukan aneka makanan yang legit dan manis, seperti onde-onde, lapek  bugih, lamang golek, sarabi, pinukuik, hingga lamang tapai. Yang menjadi  favorit tentu saja lamang tapai, karena rasa lemang yang dicampur tape  ketan hitam merupakan paduan yang pas untuk berbuka, gurih dan segar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://image.tempointeraktif.com/?id=1005" alt="" align="left" height="203" width="274" /&gt;Apalagi membuat lemang tidaklah mudah. Lemang  terbuat dari beras ketan yang dimasukkan dalam buluh bambu yang telah  dialasi dengan daun pisang, kemudian disiram dengan santan yang telah  diberi garam, lalu dipanggang dengan kayu bakar selama tiga jam. Butuh  waktu dan kerja cukup keras untuk membuatnya, jadi lebih baik membeli  saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan membuat lemang itu disebut &lt;em&gt;malamang&lt;/em&gt;. Biasanya  pembuatan sajian ini menjadi tradisi menjelang datangnya puasa. Jika  sudah dimasak, lemang akan diantar ke rumah mertua sembari si pembawa  meminta maaf karena memasuki bulan suci. Tradisi yang mulai ditinggalkan  ini membuat pemerintah Kota Padang melakukan langkah untuk melestarikan  tradisi &lt;em&gt;malamang&lt;/em&gt;. Pada 2007 digelar Festival Malamang di  Pantai Padang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mencicipi lemang tak harus terbang ke Ranah Minang. Di Jakarta  ada beberapa daerah tempat penjaja lemang mangkal. Di antaranya yang  tergolong ramai adalah di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, tak jauh  dari Pasar Senen. Kudapan khas ini dipajang di atas meja. Dan saat  Ramadan, penjual cukup berlimpah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah seorang penjual lemang di kawasan Jalan Kramat, Jakarta Pusat,  ini mengaku bisa membuat 50-100 buluh lemang setiap hari. Bahkan pada  bulan puasa dan Lebaran, ia bisa membuat lemang hingga 400 batang&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-5266790341075503218?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/5266790341075503218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=5266790341075503218' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/5266790341075503218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/5266790341075503218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2010/08/lamang-tapai-hidangan-khas-sumatera.html' title='Lamang Tapai Hidangan Khas Sumatera Barat Untuk Berbuka Puasa'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-2236655014953791025</id><published>2010-01-24T19:18:00.000-08:00</published><updated>2010-01-24T19:20:52.250-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Kuliner'/><title type='text'>Sajian Kuliner Kapau Orang Minangkabau</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sajian kuliner Kapau lebih dari sekadar masakan Padang. Olahan masakannya lebih rumit. Peminatnya pun bakal kebingungan memilih. Gulai tambunsu atau ayam pop? Bebek cabai hijau atau gulai kepala kakap? Belut goreng atau gulai tempe?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gulai tambunsu adalah gulai dengan usus 12 jari berisi adonan tepung beras dan telor bebek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hhm… saat menentukan pilihan, air liur Anda mungkin sudah menggenang di mulut karena bermacam aroma harum sajian Kapau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Jakarta Pusat, para penggila kuliner Kapau bakal merujuk deretan warung makan kaki lima di Jalan Kramat Raya, seperti Warung Makan Bareh Solok atau Warung Nasi Kapau Sabana Bana. Deretan warung ini berdiri sejak tahun 70-an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Jakarta Selatan ada Restoran Padang Sabana Nasi Kapau. Tepatnya di Jalan Melawai Raya 21A, Blok M, Kebayoran Baru. Yang laris di restoran ini adalah ayam pop dan ayam goreng panas ala Kapau, gulai dendeng lidah sapi, gulai kepala ikan kakap, serta rendangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Nagari Kapau&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti halnya Padang, Kapau adalah nama tempat. Nama sebuah nagari, Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Letaknya sekitar lima kilometer dari Bukittinggi. Dari Bukittinggi ke Payakumbuh lewat Jalan Soekarno-Hatta. Sampai simpang empat Tanjung Alam, beloklah ke kiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anda sudah memasuki kawasan Kapau. Udaranya jernih dan segar. Hamparan sawah di mana-mana mengepung Gunung Merapi dan Gunung Singgalang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Nagari Kapau, sajian Kapau dibawa ke Bukittinggi oleh ibu-ibu pedagang nasi. Mereka berjualan masuk keluar kampung dan pasar tradisional yang buka hanya setiap pekan, seperti Pasar Lasi, Pasar Baso, Pasar Biaro, atau Pasar Padang Luar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tahun 70-an, mereka sampai Jakarta dengan masakan nasi kapau. Nasi kapau adalah nasi dengan sambal dan lauk gulai cubadak (nangka, kol, dan kacang panjang), gulai cancang (tulang dan daging kerbau), gulai babek (bagian perut kerbau), serta gulai tunjang kulit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melihat pasar yang kuat, mereka menyajikan menu lainnya, seperti rendang merah, bebek cabai hijau, dendeng basah cabai hijau, sup tulang iga, dan telur ikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warung-warung dan restoran ini kemudian membuat sajian unggulan masing-masing. Cara ini mereka lakukan seperti yang mereka lakukan di kampung halaman mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Pasar Baso atau di Los Lambuang Bukittingi, misalnya, rendang itik ya ”nasi kapau tek syam”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih Lanjut Baca: &lt;a href="http://pelaminanminang.com/dapur-minang/sajian-kuliner-kapau-orang-minangkabau.html"&gt;Sajian Istimewa Kuliner Kapau Minangkabau&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-2236655014953791025?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/2236655014953791025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=2236655014953791025' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/2236655014953791025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/2236655014953791025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2010/01/sajian-kuliner-kapau-orang-minangkabau.html' title='Sajian Kuliner Kapau Orang Minangkabau'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-8433102041233001406</id><published>2009-09-18T12:16:00.001-07:00</published><updated>2010-01-24T19:17:15.328-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Busana Pengantin Jilbab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pakaian Pengantin Jilbab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaminan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan Adat Minang'/><title type='text'>Baju Pakaian Pengantin Berjilbab Muslim Adat Minangkabau</title><content type='html'>&lt;h3&gt;Perkawinan Islami Adat Minangkabau&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Hari perkawinan adalah hari yang sangat istimewa bagi pasangan yang ingin mengukuhkan hubungan mereka. Pada hari perkawinan tersebut, ada  keinginan yang sangat besar untuk tampil istimewa. Mengenakan busana yang istimewa dan segala upacara yang membuat hari perkawinan tersebut terasa sakral.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="alignleft size-full wp-image-229" style="padding-right: 10px;" title="pakaian-pengantin-minang-berjilbab" src="http://pelaminanminang.com/wp-content/uploads/2009/09/pakaian-pengantin-minang-berjilbab.jpg" alt="pakaian-pengantin-minang-berjilbab" height="550" width="238" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi wanita yang mengenakan jilbab, terkadang ada kebingungan sedikit untuk memilih busana yang dikenakan untuk hari perkawinan mereka. Busana pengantin adat yang anggun dan istimewa tapi tetap mengenakan jilbab mereka. Busana pengantin yang Islami.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Busana Pakaian Perkawinan Adat Minangkabau Untuk Wanita Berjilbab&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Seluruh busana pengantin Minang bisa dikenakan untuk wanita berjilbab sebagai busana pengantinnya di hari perkawinan mereka. Busana pengantin adat Minangkabau seluruhnya tertutup hingga batas leher tetapi tetap terlihat anggun dan mewah. Sehingga untuk busanannya, para wanita yang mengenakan jilbab dapat memilih busana pengantin Minang klasik yang sesuai dengan adat perkawinan Minangkabau sebagai busana pengantin wanita berjilbab. Karena pakaian pengantin adat Minang dapat berfungsi juga sebagai busana pengantin yang islami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk hiasan kepalanya, dapat di tutup hingga seperti mengenakan jilbab, dan diatas tutup kepala yang bersulam benang emas tersebut dapat dihias dengan tengkuluk tanduk, sunting, tengkuluk talakuang  atau hiasan kepala jenis lain yang sesuai dengan adat perkawinan dari nagari dimana wanita berjilbab tersebut berasal. Sehingga bagian rambut tidak terlihat tetapi secara keseluruhan, wanita berjilbab tersebut mengenakan busana pengantin adat Minangkabau dihari perkawinannya.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Tampil Cantik Dengan Pakaian Pengantin Berjilbab&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Penampilan mempelai wanita dengan busana pengantin adat minangkabau yang dilengkapi jilbab secara keseluruhan tetap terlihat cantik, anggun, mewah dan mempesona. Hal ini dimungkinkan karena adat Minangkabau berlandaskan syariat Islam. “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah”. Busana pengantin pada perkawinan adat Minangkabau adalah busana pengantin yang Islami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih Jauh Lihat: &lt;a href="http://pelaminanminang.com/pakaian-pengantin-islami-berjilbab-dalam-perkawinan-adat-minangkabau"&gt;Pakaian Pernikahan Pengantin Minangkabau Berjilbab&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-8433102041233001406?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/8433102041233001406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=8433102041233001406' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/8433102041233001406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/8433102041233001406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2009/09/pakaian-pengantin-berjilbab-islami-adat.html' title='Baju Pakaian Pengantin Berjilbab Muslim Adat Minangkabau'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-7306951935226521202</id><published>2007-11-15T08:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T15:01:33.202-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaminan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan Adat Minang'/><title type='text'>Prosesi Pernikahan Adat Minang</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prosesi Pernikahan Lubuk Jantan-Lintau, Kabupaten Tanah Datar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz28AIUjoAI/AAAAAAAAADM/MrB-b34bp5w/s1600-h/Pengantin+Minang+Menuju+Pelaminan+LR.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz28AIUjoAI/AAAAAAAAADM/MrB-b34bp5w/s320/Pengantin+Minang+Menuju+Pelaminan+LR.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133465860691959810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada tanggal 15 November, Pelaminan Minang Buchyar menampilkan prosesi pernikahan adat Lubuk Jantan di Ragam Pernikahan Nusantara 2007&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz27rIUjn_I/AAAAAAAAADE/v5W_rnkeUXU/s1600-h/Pelaminan+Minang+Panjang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz27rIUjn_I/AAAAAAAAADE/v5W_rnkeUXU/s320/Pelaminan+Minang+Panjang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133465499914706930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pelaminan khas minang ala lubuk jantan ini bertaburkan kain bersulam benang emas. Warna yang mendominasi hitam, warna yang mewakili kalangan datuk. Singgasana pengantin di buat untuk bersila dan bersimpuh, dan bukan duduk di kursi.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz27a4Ujn-I/AAAAAAAAAC8/BPtHNyms6lw/s1600-h/Mempelai+dan+Kedua+Orangtua.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz27a4Ujn-I/AAAAAAAAAC8/BPtHNyms6lw/s320/Mempelai+dan+Kedua+Orangtua.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133465220741832674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Terdapat sepasang setajuak yang berjumlah sebelas yang menandakan asal keluarga pengantin. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz24oIUjn4I/AAAAAAAAACM/tL1Gm_pTNE0/s1600-h/Mempelai+dan+Keluarga+Duduk+Di+Pelaminan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz24oIUjn4I/AAAAAAAAACM/tL1Gm_pTNE0/s320/Mempelai+dan+Keluarga+Duduk+Di+Pelaminan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133462149840215938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dibagian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;samping kiri dan kanan pelaminan di gelar sepra (kain putih) tempat menjamu para undangan. Jamuan berupa kue dan makanan tradisional minang kabau seperti lamang, tapai, lapek krucut, kolak diisikan pada piring-piring kecil. Dan terdapat cirano yang berisi makanan, merupakan persembahan bagi datuk desa lain.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz26_IUjn9I/AAAAAAAAAC0/A_EVD9h3Mzo/s1600-h/Sepra+Hidangan+Para+Tamu+Pelaminan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz26_IUjn9I/AAAAAAAAAC0/A_EVD9h3Mzo/s320/Sepra+Hidangan+Para+Tamu+Pelaminan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133464744000462802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Diceritakan bahwa pengantin pria telah melakukan ijab &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Kabul&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; pada hari jum’at setelah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sholat Jum’at di Mesjid. Seperti umumnya pernikahan dengan cara Islam, anak daro saat itu belum bertemu dengan marapulai.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz26gYUjn8I/AAAAAAAAACs/dsEDU8fhVas/s1600-h/Sang+Marapulai+telah+Tiba.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz26gYUjn8I/AAAAAAAAACs/dsEDU8fhVas/s320/Sang+Marapulai+telah+Tiba.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133464215719485378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kedatangan Marapulai di samput dengan tari gelombang dan tari persembahan. Kemudian dilanjutkan dengan mencuci kaki, ritual ini menandakan bahwa marapulai diterima dengan iklas lahir batin oleh keluarga anak daro. Bila ada perselisihan antara kedua keluarga tersebut, selesai sampai di situ saja dan kini kedua keluarga sudah menyatu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz24D4Ujn3I/AAAAAAAAACE/_SdmQVkJTN8/s1600-h/Tari+Gelombang+menyambut+Marapulai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz24D4Ujn3I/AAAAAAAAACE/_SdmQVkJTN8/s320/Tari+Gelombang+menyambut+Marapulai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133461527069958002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz26LIUjn7I/AAAAAAAAACk/VU-w_GGgq3k/s1600-h/Ibu+Anak+Daro+Mencuci+Kaki+Marapulai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz26LIUjn7I/AAAAAAAAACk/VU-w_GGgq3k/s320/Ibu+Anak+Daro+Mencuci+Kaki+Marapulai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133463850647265202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kemudian sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh ada yang menginjak selain marapulai. Ritual ini menandakan mempelai membangun keluarga baru yang Insya allah tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai di dudukan di atas pelaminan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz25u4Ujn6I/AAAAAAAAACc/20voSJaadII/s1600-h/Marapulai+berjalan+diatas+Sepra+Putih.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz25u4Ujn6I/AAAAAAAAACc/20voSJaadII/s320/Marapulai+berjalan+diatas+Sepra+Putih.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133463365315960738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu pasangan tersebut di suguhi makanan ketan berwarna warni. Masing-masing memilih ketan tersebut. Ternyata sang marapulai memilih ketan hitam, menandakan perannya sebagai pelindung dan kepala keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz25HYUjn5I/AAAAAAAAACU/yhC_LrJUOmk/s1600-h/Jamba+Gadang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz25HYUjn5I/AAAAAAAAACU/yhC_LrJUOmk/s320/Jamba+Gadang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133462686711127954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place&gt;Para&lt;/st1:place&gt; undangan yang hadir disuguhi hiburan berupa tari piring dan di jamu dengan makanan khas minang kabau.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz23l4Ujn2I/AAAAAAAAAB8/K32BRheJtjM/s1600-h/Tari+Piring+dalam+Menyambut+Marapulai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz23l4Ujn2I/AAAAAAAAAB8/K32BRheJtjM/s320/Tari+Piring+dalam+Menyambut+Marapulai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133461011673882466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Seluruh prosesi dan pakaian serta pelaminan khas minang diselenggarakan oleh Pelaminan Minang Buchyar. Kali ini ibu Atice berkenan meminjamkan beberapa koleksi pribadi beliau untuk melengkapi keaslian yang berusaha ditunjukan pada acara kali ini.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz228YUjn1I/AAAAAAAAAB0/iz-_fGSkMec/s1600-h/Para+Peraga+dan+Ibu+Atice+di+Pelaminan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz228YUjn1I/AAAAAAAAAB0/iz-_fGSkMec/s320/Para+Peraga+dan+Ibu+Atice+di+Pelaminan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133460298709311314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah keris pusaka minang untuk dikenakan marapulai dan juga kain koleksinya untuk ikat pinggang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;datuk yang dikenakan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;marapulai. Tongkat khas minang yang di gunakan kedua ayah mempelai dan beberapa kalung tua untuk dikenakan pendamping dan ibu mempelai.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz22boUjn0I/AAAAAAAAABs/eygz31kLb88/s1600-h/Keris+Bertuah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz22boUjn0I/AAAAAAAAABs/eygz31kLb88/s320/Keris+Bertuah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133459736068595522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-7306951935226521202?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/7306951935226521202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=7306951935226521202' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/7306951935226521202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/7306951935226521202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2007/11/prosesi-pernikahan-adat-minang.html' title='Prosesi Pernikahan Adat Minang'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz28AIUjoAI/AAAAAAAAADM/MrB-b34bp5w/s72-c/Pengantin+Minang+Menuju+Pelaminan+LR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-2676634129035157748</id><published>2007-11-14T07:53:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T15:01:35.109-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaminan'/><title type='text'>Ragam Pernikahan Nusantara 2007</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ragam Pernikahan Nusantara 2007 yang menampilkan pesona adat istiadat pernikahan nusantara diadakan  di Kartika Expo, Balai Kartini di Jalan Gatot Subroto Kav.37 Jakarta pada tanggal 14 – 18 November 2007 oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. Acara ini dibuka langsung oleh Jero Wacik, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Beliau menyempatkan diri mampir dan menerima penjelasan mengenai pernikahan adat minang.&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsamIMXm_I/AAAAAAAAAAY/atrq9M5nYrY/s1600-h/Menteri+Pariwisata+Sedang+Mengisi+Buku+Tamu+Pelaminan+Minang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsamIMXm_I/AAAAAAAAAAY/atrq9M5nYrY/s320/Menteri+Pariwisata+Sedang+Mengisi+Buku+Tamu+Pelaminan+Minang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132725442655525874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ibu Atice seorang pakar adat istiadat minang sedang melihat-lihat buku tamu pelaminan minang (foto dibawah)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzscaIMXnDI/AAAAAAAAAA4/IlDM_0ImGwc/s1600-h/Menunjukan+Buku+Tamu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzscaIMXnDI/AAAAAAAAAA4/IlDM_0ImGwc/s320/Menunjukan+Buku+Tamu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132727435520351282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada acara  yang merupakan cultural expo ini, Pelaminan Minang Buchyar mendapat kehormatan sebagai undangan khusus  untuk berpartisipasi mewakili, kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Kami menampilkan pelaminan minang Lubuk Jantan-Lintau dengan warna hitam khas minang kabau yang bertaburkan sulaman-sulaman emas lengkap dengan hantaran dan setajuak. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsbRIMXnBI/AAAAAAAAAAo/XCwOZUJyjCU/s1600-h/Pelaminan+Minang+Long+Shot+Wedding+Expo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsbRIMXnBI/AAAAAAAAAAo/XCwOZUJyjCU/s320/Pelaminan+Minang+Long+Shot+Wedding+Expo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132726181389900818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Gambar dibawah ini adalah hantaran khas minang kabau yang terdiri atas daun sirih, kapur dan pinang.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsezIMXnII/AAAAAAAAABc/yfHmjufEILw/s1600-h/Hantaran+Didepan+Pelaminan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsezIMXnII/AAAAAAAAABc/yfHmjufEILw/s320/Hantaran+Didepan+Pelaminan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132730064040336514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam acara ini, kami juga menampilkan busana khas sehari-hari yang dipakai oleh datuk-datuk dan bundo kanduang. Baju hitam dengan destar batik berhias huruf arab serta kain balapak nan indah yang menghiasi pinggang para datuk.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzseNoMXnGI/AAAAAAAAABM/BxR4g1fzPc4/s1600-h/Pose+Bersama+didepan+Pelaminan+Minang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzseNoMXnGI/AAAAAAAAABM/BxR4g1fzPc4/s320/Pose+Bersama+didepan+Pelaminan+Minang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132729419795242082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Baju kurung hitam dengan kain balapak serta hiasan kalung batu dan kain kerudung putih bersulam yang biasa dipakai bundo kanduang dalam melakukan kegiatannya sehari-hari.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rzsb4oMXnCI/AAAAAAAAAAw/VqbF2XoRk70/s1600-h/Baju+Bundo+Kanduang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rzsb4oMXnCI/AAAAAAAAAAw/VqbF2XoRk70/s320/Baju+Bundo+Kanduang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132726859994733602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada Expo “Ragam Pernikahan Nusantara” ini diadakan juga peragaan pernikahan adat dari berbagai propinsi dan parade 25 pengantin Nusantara dalam suatu upaya untuk masuk kedalam catatan Guiness Book of Record. Suatu kehormatan bagi Pelaminan Minang Buchyar  dipercaya untuk mengisi Pagelaran Adat Pernikahan Daerah Sumatera Barat yang khas Minang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsegIMXnHI/AAAAAAAAABU/a0BccLXS2S4/s1600-h/Wawancara+Mengenai+Minang+didepan+Pelaminan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsegIMXnHI/AAAAAAAAABU/a0BccLXS2S4/s320/Wawancara+Mengenai+Minang+didepan+Pelaminan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132729737622822002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Wawancara dengan Ibu Atice tentang adat istiadat minang kabau dengan gambar latar belakang pelaminan minang.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz21MoUjnzI/AAAAAAAAABk/78YzA-_pbHg/s1600-h/Berpose+didepan+Pelaminan+Minang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Rz21MoUjnzI/AAAAAAAAABk/78YzA-_pbHg/s320/Berpose+didepan+Pelaminan+Minang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133458378858929970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-2676634129035157748?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/2676634129035157748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=2676634129035157748' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/2676634129035157748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/2676634129035157748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2007/11/ragam-pernikahan-nusantara-2007-hari.html' title='Ragam Pernikahan Nusantara 2007'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/RzsamIMXm_I/AAAAAAAAAAY/atrq9M5nYrY/s72-c/Menteri+Pariwisata+Sedang+Mengisi+Buku+Tamu+Pelaminan+Minang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-3598841228782934108</id><published>2007-11-11T07:26:00.001-08:00</published><updated>2008-01-24T11:02:58.943-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pernikahan Adat Minang'/><title type='text'>Pernikahan Rani dan Fadli</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;True Love&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;True love is a sacred flame&lt;br /&gt;That burns eternally,&lt;br /&gt;And none can dim its special glow&lt;br /&gt;Or change its destiny.&lt;br /&gt;True love speaks in tender tones&lt;br /&gt;And hears with gentle ear,&lt;br /&gt;True love gives with open heart&lt;br /&gt;And true love conquers fear.&lt;br /&gt;True love makes no harsh demands&lt;br /&gt;It neither rules nor binds,&lt;br /&gt;And true love holds with gentle hands&lt;br /&gt;The hearts that it entwines.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aura cinta terlihat antara Rani dan Rafi, ketika menemani mereka berhias untuk acara baralek gadang. Saling menggoda dan terlihat ceria. Hal yang selalu menyenangkan untuk di lihat adalah pandangan mata penuh cinta dari sepasang pengantin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya di adakan sesi pemotretan kedua mempelai dalam balutan busana adat Minangkabau. Setelah pemotretan beberapa kali, Rani mulai terletih agak letih karena tanduk emas di kepalanya mulai terasa berat tapi senyum tidak pernah lupa menghiasi wajah cantik mempelai wanita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesi pernikahan adat minang ini dimulai jam 7 malam di luar gedung rintik hujan mulai turun menambah kesyahduan acara pernikahan adat minang ini.  Iringan pengantin memasuki gerbang pelaminan yang penuh bantal gadang dan bunga. Tarian penyambutan pun digelar di depan pelaminan menyambut kedatangan mempelai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Raja dan Ratu sehari menduduki singgasana mereka dan di apit kedua orang tua, tari piringpun di gelar didepan pelaminan untuk menghibur para tamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini di iringi hiburan seorang penyanyi dan juga para tamu yang ikut menyumbang lagu menambah kemeriahan acara resepsi pernikahan Rani dan Rafi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-3598841228782934108?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/3598841228782934108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=3598841228782934108' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/3598841228782934108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/3598841228782934108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2007/11/pernikahan-rani-dan-fadli.html' title='Pernikahan Rani dan Fadli'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4781776058443932239.post-422320526865407845</id><published>2007-11-05T09:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T15:01:35.254-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelaminan'/><title type='text'>Kata Pengantar Pelaminan Buchyar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Ry9R4ExwXmI/AAAAAAAAAAM/BLc8z8Vj9lA/s1600-h/Pelaminan+Minang+Buchyar+Logo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Ry9R4ExwXmI/AAAAAAAAAAM/BLc8z8Vj9lA/s320/Pelaminan+Minang+Buchyar+Logo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129408524395241058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Segala puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena hanya dengan rahmat dan nikmat-Nyalah kami dapat tetap hadir selama 53 tahun sejak 1954 dalam menyediakan segala kelengkapan hari pernikahan Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dengan pengalaman kami yang panjang tersebut, kami yakin bahwa kami dapat lebih baik dan profesional dalam melayani segala kebutuhan pernikahan Anda di hari nan indah dan bahagia tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Adapun jasa pelaminan yang kami sediakan antara lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in; text-align: justify;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pelaminan Minang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pakaian Pengantin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sunting&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Talempong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tari Gelombang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pagar Ayu dan Pagar Bagus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Baju Demang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kartu Undangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dan Selengkapnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dan kini kami hadir lebih dekat dengan Anda melalui blog Pelaminan Minang Buchyar yang kami beri judul Baralek Gadang sebagai rekam rana terhadap acara-acara pernikahan yang telah kami adakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Wassalam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pelaminan Buchyar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4781776058443932239-422320526865407845?l=pelaminanminang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/feeds/422320526865407845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4781776058443932239&amp;postID=422320526865407845' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/422320526865407845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4781776058443932239/posts/default/422320526865407845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pelaminanminang.blogspot.com/2007/11/sekapur-sirih-dari-pelaminan-buchyar.html' title='Kata Pengantar Pelaminan Buchyar'/><author><name>Pelaminan Buchyar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14528342364227142063</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2lg5XSHCR-A/Ry9R4ExwXmI/AAAAAAAAAAM/BLc8z8Vj9lA/s72-c/Pelaminan+Minang+Buchyar+Logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
